Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Trik. Show all posts

Akibat Sepatu Kesempitan

10:49 PM 0

Mungkin sebagian besar pelari pernah mengalami dimana sepatu mereka itu tidak sesuai dengan ukurannya atau kesempitan. Pada semua jenis olahraga pasti diperlukan atribut pendukung yang tepat dan pas untuk olahraga tersebut terlebih lagi untuk olahraga berlari.

Dalam berlari hal pertama yang harus sangat diperhatikan adalah kenyamanan kaki karena kita akan berlari dalam waktu yang tidak sebentar. Untuk mengetahui bagaiamana cara agar kaki kita mendapatkan kenyamanan, kita harus tahu jenis kaki kita, panjang dan lebar kaki kita serta jenis sepatu yang cocok untuk kaki kita.


Setiap kita akan memutuskan untuk membeli sepatu lari, pastikan kita sudah mengetahui ukuran serta fitur-fitur yang ada di sepatu tersebut. Dalam menentukan ukuran juga harap dipastikan dengan benar apalagi jika ingin membeli sepatu dengan merek yang berbeda dari sebelumnya. Jangan kira semua ukuran sepatu dari setiap merek itu sama, walaupun kebanyakan memang sama, tapi ada baiknya memastikan lagi ukuran sepatu dari merek tersebut.

Fitur yang ada juga dipastikan apa kaki kita jenis yang datar, normal atau melengkung tinggi. Kamu bisa melihatnya di website resmi aparel sepatu tersebut atau mendatangi toko olahraga dengan pramuniaga yang terlatih.

Yang Terjadi Ketika Ukuran Sepatu Lebih Kecil dari Ukuran Kaki

Panjang sepatu lebih pendek dari kaki
Ketika hal ini terjadi, pada saat memulai berlari sudah sedikit merasakan sempit. Jika kondisi ini yang terjadi maka jari-jari kalian akan tidak bisa lurus atau menapak dengan sempurna. Jari-jari kalian akan sedikit menekuk dan itu tidak berakibat pada sekitar kaki bawah saja. Jari-jari yang tidak menapak dengan sempurna, pada saat berlari dan dengan jarak sedang dan jauh maka akan mengakibatkan otot tulang kering akan menegang. Jika dirasakan seperti itu lebih baik berhenti dan dilanjutkan dengan berjalan agar tidak terjadi keram.

Untuk lari selanjutnya, jika memang hanya sepatu itu yang bisa digunakan untuk berlari, ada baiknya kamu menggunakan kaus kaki yang tipis sehingga dapat memberi ruang sedikit bagi jari untuk menapak dengan sempurna.

Lebar sepatu lebih sempit dari kaki
Jika kondisi ini yang terjadi, si pelari akan merasakan telapak kakinya tidak menapak dengan sempurna. Kaki si pelari akan membentukn cembung ke atas akibat lebar yang tidak sesuai dengan lebar kaki. Ini akan berakibat pada otot telapak dan punggung kaki. Dalam jangka waktu lama otot telapak kaki dan puggung kaki akan menegang dan sangat tidak nyaman.

Lebih baik jika sepatu yang ada seperti ini, gunakanlah untuk jalan santai saja. Sangat tidak direkomendasikan untuk digunakan berlari apalagi dengan jarak yang tidak dekat.

Dengan begitu, sebelum kita memutuskan membeli sepasang sepatu, sangat dianjurkan untuk mencari informasi terkait sepatu tersebut. Lebih baik lagi kamu membelinya di toko fisik karena di sana kamu akan dapat menanyakan selengkap-lengkapnya dan juga dapat mencoba sepatu tersebut. Hal itu tidak bisa dilakukan jika kamu membelinya secara online.

Mungkin ada yang merasakan serupa atau lebih buruk? Sila berbagi.

4 Tipe Pelari Pada Lomba Lari Marathon

10:02 PM 0
tipe pelari marathon, pelari profesional, pelari amatir
Kita semua tahu belakangan ini sangat banyak acara-acara yang bertemakan berlari. Ada color run dan terakhir kemarin baru-baru ini adalah Bali Marathon yang diadakan di Gianyar Bali. Pada acara itu terdapat beberapa kategori yang diperlombakan. Mulai dari sprint race for children sampai dengan Full Marathon 40 km. Tentu karena terdapat beberapa kategori, maka yang menjadi peserta pun banyak dan berasal dari berbagai macam usia dan rupa.

Sebelum marak seperti sekarang, yang mengikuti acara lari marathon biasanya hanya pelari profesional yang memang sering mengikuti perlombaan dan ada beberapa pelari non profesional yang sekadar mencoba bagaimana rasanya lari marathon itu. Namun di zaman sekarang yang mulai ramai acara-acara berkaitan dengan berlari tidak hanya pelari profesional yang mengikutinya melainkan juga semua kalangan yang ingin berpartisipasi yang tentu mereka mempunyai tujuan masing-masing. Berikut akan kita bahas tipe pelari pada lomba lari marathon.

Pelari Profesional
Dari namanya saja sudah terlihat bahwa tipe pelari ini merpakan pelari yang memang sering mengikuti perlombaan marathon, biasanya mereka akan mengikuti lomba marathon dengan kategori Full Marathon.


- Persiapan: Dari segi persiapan, mereka sangat mempersiapkan untuk mengikuti lari marathon. Mereka mulai berlatih dari hari-hari sebelum hari H marathon dimulai. Pelari ini juga sebagian merupakan atlet lari nasional dari sau negara. Mereka bisa juga mendapat sponsor dan ada juga yang mengikuti marathon untuk menjaga kebugarannya.


Pelari Semi Profesional
Pelari ini berada di bawah pelari profesional. Mereka berasal dari komunitas-komunitas lari yang memang serius menggeuti dunia lari. Kemampuan mereka di atas orang biasa pada umumnya. Sebagian dari mereka ada yang mengikuti Full Marathon dan ada juga yang Half Marathon.


- Persiapan: Mereka juga memepersiapkan diri sebaik mungkin seperti pelari profesional. Bisa dibilang hanya pengalaman yang membedakan antara pelari profesional dan pelari semi profesional. Sebagain dari pelari ini mengikuti lomba lari marathon dengan tujuan untuk mendapatkan achievment di saming hadiah yang akan didapatkan jika menang.

Baca juga : Filosofi Berlari (Jogging)

Pelari Biasa/Amatir
Tipe pelari ini biasanya mengikuti acara lomba lari atau al yang berhubungan dengan lari karena rasa keingintahuan dan ingin mencoba mengikuti acara tersebut. Sebagian dari mereka juga ada yang sudah menekuni lari dalam waktu ang cukup lama walau lebih banyak yang merupakan pemula.

- Persiapan: Pelari ini biasanya hanya mempersiapkan beberapa hari saja sebelum hari H atau bahakan ada yang hanya satu hari sebelum acara dimulai. Sebagian besar pelari ini bertujuan untuk mendapatkan hadiah yang ditawarkan dan biasanya mereka memilih kategori 10 km.

Pelari(an)
Tipe pelari ini yang sekarang banyak kita jumpai. Biasanya mereka hanya sekadar ikut-ikutan dan mereka melakukannya sebagai penanda bahwa mereka pernah mengikuti acara lari yang walau sebenarya mereka lebih banyak jalan dan berfoto-foto sepanjang jalan.

- Persiapan: Tentu saja pelari ini jug apunya persiapan. Mereka mempersiapkan yang paling utama adalah kamera baik kamera DSLR maupun kamera dari handphone. Kemudian mereka mempersiapkan aplikasi berlari yang akan dijalankan pada saat berlari seperti Nike+ yang hasilnya akan mereka bagikan di media sosial mereka. Biasanya pelari ini memilih kategori 10 km walaupun sebagian besar tidak pernah sampai ke garis finish. Hasil jepretan yang telah dibagikan di media sosial mereka itu merupakan hadiah jadi tentu mereka sudah sangat senang jika tidak mendapat hadiah dari acara lari tersebut.

Demikian 4 tipe pelari yang ikut pada lomba lari marathon yang merupakan pendapat pribadi dari penulis. Kira-kira ada tipe pelari lainnya?

Gambar: Pixabay.com

Tips Bernapas Yang Tepat Saat Berlari

10:20 PM 0
Tips Bernapas Yang Tepat Saat Berlari

Banyak pelari yang baru memulai berlari menanyakan bagaimana cara napas yang benar ketika kita berlari? Karena ketika berlari non-stop untuk jarak tertentu kita sangat membutuhkan oksigen. Dengan teknik bernapas yang tepat kita dapat terus berlari tanpa harus berhenti atau berjalan untuk mendapatkan oksigen.

Bernapas lewat mulut atau lewat hidung?
Bernapas lewat hidung memang nyaman karena memang itu lah kerja jaringan pernapasan secara tidak sadar (tidak diperintahkan otak secara sadar, berjalan begitu saja). Namun bernapas dengan hidung tidak efektif untuk mendapatkan udara diluar sebanyak mungkin. Bernapas dengan hidung otomatis sejalan dengan bernapas menggunakan rongga dada dan itu kurang bisa mendapatkan udara yang cukup banyak dari luar.

Bernapas dengan mulut memang agak tidak nyaman karena tidak ada penyaring seperti di hidung dan itu dilakukan atas perintah otak kita. Namun bernapas melalui mulut sangat efektif untuk mendapatkan udara yang cukup dari luar karena bernapas dengan mulut otomatis sejalan dengan pernapasan menggunakan diafragma tidak menggunakan pernapsan dada. Jadi sangat dianjurkan pada saat berlari gunakan pernapasan mulut dan diafragma.

Tidak hanya dipakai saat berlari, pernapasan perut juga digunakan kegiatan lain yang membutuhkan udara yang lebih daripada biasanya. Pada saat renang, menyelam, bernyanyi, semua itu menggunakan pernapasan perut.

Temukan pola pernapasan yang tepat saat berlari
Setelah kita tahu bahwa pernapasan perut lebih efektif pada saat berlari, kita juga harus menemukan pola yang tepat untuk bernapas pada saat berlari. Sebisa mungkin kamu nyaman dengan pola pernapasan yang kamu gunakan.

Banyak pola yang bisa kamu gunakan. Biasanya untuk pelari yang baru saja memulai sebaiknya menggunakan pola 2:2. Artinya setiap 2 langkah kamu menarik napas dan 2 langkah selnajutnya kamu membuang napas. Pada saat awal berlari memang otomatis itu akan dilakukan tetapi sampai dengan jarak tertentu, kamu akan sangat merasa kesulitan untuk bernapas, maka dari awal berlari pastikan kamu sudah sadar bernapas dengan pola yang membuat kamu nyaman dan tetap terus berlari.

Untuk mencoba meningkatkan kekuatan napas, kamu bisa menaikkan polanya dengan 4:4. Bisa dilakukan dari awal tetapi dengan jarak lebih pendek dari 2:2, bisa juga dilakukan secara bergantian dengan pola 2:2.

Yang jelas pada saat berlari usahakan kamu senyaman mungkin untuk bernapas. Gunakan pernapasan perut dan temukan pola yang tepat untuk pernapasanmu.

6 Tips Membuat Jalan Santai Lebih Menyenangkan

9:59 PM 0
6 Tips Membuat Jalan Santai Lebih Menyenangkan
Buat kalian yang memang hobi berjalan pasti sangat menyenangkan untuk jalan santai tapi pasti adakalanya kalian merasakan bosan atau monoton. Dan untuk kalian juga yang baru ingin memulainya di bawah ini ada beberapa tips yang dijamin akan membuat jalan santai kalian menjadi lebih menyenangkan.

Ajak teman
Pasti lebih asik kalau jalan santai bersama teman-teman. Banyak hal yang dapat dilakukan sambil berjalan seperti bergosip membicarakan pejalan lainnya yang terlihat aneh atau bahkan ganteng dan cantik. Bisa juga membicarakan hal yang lebih serius seperti pekerjaan dan sangat bisa juga kalian membuat semacam tantangan bersama teman kalian. Berjalan sendiri akan lebih membuat kalian bosan kecuali untuk kalian yang sedang ingin sendiri.

Mendengarkan musik
Saat ini untuk memutar musik tidak perlu lagi dengan perangkat yang besar. Pemutar musik sekarang sangat mudah untuk dibawa kemana saja jadi manfaatkanlah. Mendengarkan musik sambil berjalan bisa menghilangkan rasa bosan bahkan kalian bisa saja sampai begoyang karena mendengarkan musik. Tetapi perhatikan juga keselamatan, jangan memutar musik dengan volume besar, sesuaikan volume hingga kalian tetap bisa mendengar keadaan sekitar.

Berjalan untuk beramal
Cobalah cari acara jalan santai yang juga ada kegiatan amal di dalamnya. Ini bisa jadi salah satu motivasi untuk kalian berjalan dan pasti sangat menyenangkan karena aktivitas kita tidak hanya memberikan kebaikan untuk tubuh kita tetapi juga memberikan kebaikan kepada orang lain.

Bergabung dengan komunitas
Akan jadi sangat menyenangkan bila kalian bergabung dengan komunitas pejalan karena di sanalah berkumpul orang-orang dengan passion atau hobi yang sama. Dengan bergabung juga kalian akan saling memotivasi dan mengingatkan atau bahkan kalian bisa membuat acara melalui komunitas itu.

Belajar sambil berjalan
Buat kalian yang sangat rajin dan hobi berjalan juga, atau kalian ingin mencari gaya lain untuk belajar, kalian bisa gunakan waktu berjalan untuk belajar. Bisa dengan merekam suara kalian terlebih dahulu kemudian diputar saat berjalan atau mendengarkan bahan ajar audio yang sudah ada. Satu waktu, banyak manfaat.

Membawa hewan peliharaan
Bisa jadi alternatif kalian untuk berjalan sambil membawa hewan peliharaan. Biasanya hewan yang sering diajak berjalan adalah anjing. Tidak harus anjing kalian juga bisa membawa hewan lainnya seperti sugar glider, iguana, monyet, atau bahkan ular. Pasti banyak yang akan memperhatikan kalian dan aktivitas jalan kalian menjadi menyenangkan.

Bisa dilihat, sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat jalan santai kalian menjadi lebih menyenangkan. Mungkin kalian juga punya tips tersendiri?

5 Tips Membeli Sepatu Olahraga

9:12 PM 0
Tips Memilih Sepatu Olahraga
Menggunakan sepatu yang tepat untuk berolahraga itu sangat penting. Seperti pentingnya juga pada saat akan membeli sepatu olahraga. Berikut 5 tips untuk membeli sepatu olahraga.

1. Membeli sepatu olahraga di toko khusus penjualan sepatu olahraga

Pada toko khusus penjualan sepatu olahraga, staf yang ada merupakan staf yang sudah menjalani pelatihan dan karena itu mereka pasti akan mengerti fungsi serta fitur apa yang dibutuhkan untuk jenis kaki dan kegiatan anda.

2. Pastikan sepatu nyaman sejak digunakan di tempat penjualan

Jangan beranggapan karena sepatu baru jadi agak tidak nyaman pada saat baru menggunakannya dan berpikir nanti setelah pemakaian akan menyesuikan dan terasa nyaman. Sepatu olahraga yang baik tentunya akan nyaman di kaki sejak kali pertama anda mencoba memakainya di tempat penjualan. Coba juga untuk menggunakan sepatu tersebut dalam beberapa langkah.

3. Pilih sepatu pada ukuran kaki maksimal

Kaki kita merupakan organ tubuh yang pasti akan mengalami perubahan setelah kita melakukan aktivitas. Ukur kaki anda sesaat setelah melakukan aktivitas dan gunakanlah ukuran itu sebagai ukuran pada saat membeli sepatu olahraga. Hindari sepatu yang terlalu pas. Pastikan ada ruang sekitar 0,5cm - 1cm antara ujung jari dengan sepatu.

4. Gunakan perlengkapan saat mencoba sepatu

Bawalah kaus kaki anda dari rumah yang biasa anda pakai. Dengan begitu anda dapat memlih sepatu yang sesuai dengan kaki anda seperti saat anda memakai kaus kaki dengan jenis yang biasa anda gunakan. Pastikan juga tumit kaki dengan sepatu melekat secara kuat. Hindari sepatu yang terasa longgar pada bagian tumit.


5. Sesuaikan sepatu dengan aktivitas olahraga anda

Untuk anda yang gemar berolahraga pada banyak cabang, maka anda dapat memilih sepatu yang dapat digunakan utnuk beberapa aktivitas olahraga tersebut. Jika anda memliki rutinitas pada suatu olahraga tertentu dalam jangka waktu yang sering, maka ada baiknya anda memilih sepatu khusus untuk aktivitas olahraga yang anda lakukan.

Penting untuk diketahui
Sepatu olahraga seperti produk lainnya, yaitu memiliki masa manfaat. Sepatu olahraga biasanya akan mengalami penurunan kualitas setelah dipakai berlari sekitar 480-800 km dan untuk aerobik sekitar 300 jam. Perhatikan kualitas sepatu olahraga anda, jangan ragu untuk menggantinya ketika sudah tidak nyaman lagi dipakai. Memilih sepatu sangat penting karena itu berkaitan dengan kesehatan kaki anda. Pastikan anda mendapatkan sepatu yang terbaik untuk kaki anda.
Gambar : pixabay.com

5 Tips Untuk Memulai Jogging

9:55 PM 0
5 Tips Sederhana Untuk Memulai Jogging
Semakin marak dan tenarnya jogging, semakin banyak pula yang ingin melakukannya. Nampaknya kini jogging bukan lagi dilihat hanya sebagai olahraga namun juga sudah dilihat sebagai gaya hidup. Banyak hal yang menyebabkan jogging semakin booming saat ini, mulai dari ruang terbuka yang semakin banyak dibangun, sepatu lari yang semakin membuat penampilan oke sampai aplikasi pada smartphone yang memberikan kita kemudahan untuk mencatat waktu serta jalur kita berjogging, tentunya dengan aplikasi tersebut juga para pelari biasanya memamerkan aksi joggingnya dengan mem-posting ke media sosial.

Bagi yang baru ingin memulai jogging untuk dijadikan aktivitas rutinnya, ada baiknya memperhatikan beberapa hal. Berikut tips untuk kalian yang ingin memulai jogging.

Sepatu Lari
Gunakanlah sepatu lari yang tepat. Walaupun kalian baru saja ingin memulainya, ada baiknya gunakan sepatu lari yang tepat dan cocok dengan tipe kaki kalian. Baca juga : Tipe-Tipe Kaki Dan Sepatu Yang Tepat. Sepatu lari yang tepat itu sangat mempengaruhi kalian saat jogging. Sepatu lari yang tepat akan memberikan kenyamanan dan mengurangi resiko saat jogging. Sepatu lari yang tepat juga tidak berarti harus mahal, asalkan sudah pas dan nyaman dipakai itu sudah bisa kalian gunakan untuk jogging.

Kaus Lari
Kalian dapat menggunakan kaus khusus berlari atau pun kaus biasa yang menyerap keringat dan cepat kering. Kalian juga bisa memakai jersey sepakbola atau jersey olahraga lainnya. Untuk celana, perhatikan juga kenyamanannya. Pakailah celana yang membuat kalian nyaman saat dipakai untuk berlari.

Waktu Lari
Tentukan waktu yang tepat untuk kalian berjogging. Hal tersebut bisa kalian rencanakan dengan melihat aktivitas yang harus kalian lakukan sehari-hari. Kalian bisa memulainya dengan seminggu sekali pada akhir pekan. Untuk siang atau sore atau bahkan malam bisa kalian sesuaikan dengan jadwal kalian. Setelah itu baru ditingkatkan sampai kalian mendapatkan ritme yang pas untuk tubuh kalian. Bisa juga rencana tersebut dituliskan dalam kalender untuk dijadikan sebagai pengingat dan motivasi untuk konsisten berjogging.

Tempat Lari
Rencanakan dimana tempatmu berjogging. Utamakan keselamatan dan kesehatan tubuh. Saat ini sudah banyak ruang terbuka yang dapat dijadikan tempat untuk jogging. Kamu bisa jogging di pinggir jalan yang tidak begitu ramai, di jogging track sekolah atau kampus atau di taman-taman kota. Perhatikan juga faktor polusi yang ada jika kalian jogging di tepi jalan. Lebih baik mencari tempat lain yang lebih bersih udaranya daripada harus jogging di tepi jalan dengan tingkat polusi tinggi.

Lainnya
Selain beberapa hal yang harus diperhatikan di atas, ada hal lain yang mungkin dapat digunakan saat jogging. Running watch atau aplikasi pada smartphone dapat kalian gunakan untuk mencatat waktu dan jarak yang telah ditempuh. Untuk wanita juga penting untuk menggunakan jogging bra.

Ketika semuanya sudah siap, mulailah jogging perlahan. Jangan terlalu dipaksakan karena jogging bertujuan untuk menjaga stamina tubuh. Jadi untuk memulainya bisa dengan waktu yang tidak terlalu lama untuk selanjutnya ditingkatkan secara perlahan.

Selamat berlari!